Total Tayangan Halaman

Senin, 18 Mei 2020

Psikopat dan Dunia Pendidikan


1.  Definisi Psikopat dan Gambaran tentang Seorang Psikopat.

Psikopat tidak sama dengan gila (skizofrenia/psikosis) karena seorang psikopat sadar sepenuhnya atas perbuatannya. Secara Harfiah psikopat sendiri berarti jiwa. Psikopat berasal dari kata pisyche yang berarti jiwa dan pathos yang berarti penyakit. Pengidapnya sering disebut sebagai sosiopat, karena perilakunya yang anti-sosial dan merugikan orang-orang terdekatnya.
Psikopat adalah perilaku psikologis dimana perilaku terus menerus mencari gratifikasi (pembenaran diri) atas tindakan yang dilakukannya Seorang psikopat tidak memiliki kemampuan untuk mengenali dan belajar dari kesalahan. Namun, seorang psikopat memiliki daya analisa yang tinggi dan seringkali tergolong orang yang sangat cerdas. Seorang psikopat adalah orang yang selalu sukses di lini dan jenis pekerjaan apapun. Hal ini disebabkan karena seorang psikopat cepat beradaptasi dengan kondisi apapun. Kecerdasan nya menmbuatnya memiliki kemampuan luarbiasa untuk berpikir kreatif tanpa perlu mengikuti aturan-aturan baku yang berlaku.
Seorang psikopat memiliki kecenderungan untuk melakukan kekerasan, kekerasan seksual, memiliki keinginan agresif yang berlebihan. Walaupun demikian seorang psikopat memiliki kendali diri yang yang baik dan mampu mengekan agresivitas mereka, sehingga tampak luar mereka adalah orang yang kalem, tenang, dan punya tata-krama kesopanan yang baik. Tidak sedikit pula krena sikapnya yang demikian mereka dipilih menjadi seorang pemimpin.

2.  Ciri-Ciri Seorang Psikopat.
Berikut ini adlah karakteristik umum seorang psikopat :
a)      Tampil anggun / penuh percaya diri
b)      Sangat senang dipuji
c)      Tidak peduli dengan (keselamatan ) oang lain
d)     Tidak punya rasa tanggung jawab
e)      Tidak punya toleransi terhadap kesalahan/perbedaan
f)       Narsis (cinta pada diri sendiri),yang cenderung berlebihan
g)      Sering berbohong dan jika bercerita, cerit nya berubah-ubah
h)      Cenderung melakukan kekerasan saat tersudut / kalah
i)        Tidak memiliki rasa empati
j)        Punya orientasi seksual yang menyimpang
k)      Senang melukai,menyiksa,menyakiti dalam bentuk fisik ataupun non fisik
l)        Manipulati(senang memanfaatkan orang)
m)    Memiliki polapikir yang super kreatif
n)      Tidak mampu memahami pekerjaan yan sifat nya struktural / prosedural
o)      Tidak pernah merasa bersalah
Tidak mudah bagi kita mengetahui seseorang itu adalah psikopat walau kita telah mengetahui ciri-ciri umum psikopat seperti diatas. seorang psikopat itu mampu beradaptasi dengan baik dan memiliki tingkah laku yang sangat santun. Psikopat pun adalah orang cerdas sehingga kita pun tidak dapat serta merta menunjuk dirinya sebagai seorang psikopat, yang bisa kita lalukuka hanyalah bersikap preventif dan waspada.

3.  Seorang Psikopat dalam menjalani Kehidupan Dunia Pendidikan
                        Dalam menjajlani kehidupannya seorang psikopat menerapkan kemampuannya dalam berkamuflase menjadi seseorang yang sopan dan satun serta mampu beradaptasi dengan lingkungan. Dalam kehidupannya didunia pendidikan seorang psikopat sangat menonjol dengan kecerdasannya, namun seorangg yang psikopat itu juga tidak bisa menyembunyikan sifat anti sosialnya. Maka dari itu dala menempa pendidikan seorang psikopat bukanlah seseoran dengan banyak teman, karena karakter psiokopat yang cenderung tenang, diam sopan dan santun ini dia memiliki teman di dalam lingkungan pendidikan,
                        Salah satu ciri-ciri dari psikopat adalah tidak memiliki empati, jadi begitulah seorang psikopat dikelas. Dengan karakteristik tidak mengenal kalah seorang psikopat ini dalam pendidikan cenderung berjiwa kompetitif dan sangat teliti dalam mengikuti pembelajaran. Psikologi pendidikan pun tidak mampu dengan mudah mengetahui dengan pasti bahwa seseorang itu adalah psikopat. Denga seorang guru memahami Psikologi pendidikan dia menjadi lebih mengerti dan paham karakteristik siwsanya da bagaimana cara belajar yang tepat untuk siswanya termasuk siswa yang mengidap psikopat.
                        Psikopat dengan kemampuan adaptasi yang baik dapat mengikuti berbagai metode pembelajaran yang diterapkan disekolah dan mampu menonjol dengan kemampuan analisisnya yang kuat emnjadi seorang yang cerdas dalam pendidikannya. Maslah yang dihadapi guru dalam mendidik seorang psikopat adalah ketiaka seorang psikopat itu tidak mendapat sesutu yang diinginkannya, mendapat cacian atau ejekan dari teman sekelasnya, mendapatkan bulying , maka seorang psikopat akan bertindak sangat agresif dan melakukan hal –hal yang berlebihan dilakukan seorang siswa dalam bentuk kekerasan fisik maupun non fisik. Pentin bagi seorang guru untuk mampu mengotrol jalannya pendidikan dan prosen belajar mengajr yang kondusif dan memahami lagi karakter siswa nya sehingga tidak terjadi kesalan dalam pendidikan jika ternyata dia mendidik seorang psikopat.

4.  Peneyebab Seseorang menjadi Psikopat
      Penyebab seseorang itu menjadi psikopat adalah :
a)      Adanya Anomali (kelainan) diotak
Dimana tempat mengolah informasi yang tidak biasa di otak seorang psikopat menyebabkan cara berpikir psikopat pun bebeda
b)      Faktor Genetik
Dimana cenderung ditemukan seorang anak psikopat ternyata orang tuanyapun ada yang psikopat.
c)      Faktor Lingkungan
Lingkungan mempengaruhi pembentukan karakter seseorang jadi jika lingkungan yang membuat seorang menjdi sters dan tertekan bahkan sampai menimbulkan trauma, hal tersebut dapat memicu terjadi peyimpangan kepribadian yaitu Psikopat.
Ketiga penyebab diatas masih berupa spekulasi dari para peneliti karena tidak dapat di sebutkan secara pasti apa yang menjadikan seseorang menjadi psikopat.

5.  Cara mengetahui seorang  itu Psikopat
Untuk megetahui apakah Anda atau rekan Anda memiliki sifat yang mirip dan berpotensi sebagai seorang psikopat, maka Anda dapat menjawab pertanyaan di bawah ini. Jawablah dahulu pertanyaan-pertanyaan di bawah ini sebelum Anda melihat kunci jawabannya.
Pertanyaan :
a)      Ketika dihadapkan dengan sebuah situasi yang sulit, apakah Anda mampu bertahan atau menyerah karena tertekan?
b)      Ketika dihadapkan dengan situasi yang berbahaya, apakah yang akan Anda lakukan : Saya mampu menghadapai situasi berbahaya ini karena dapat membuat keputusan dengan cepat, atau Saya akan meminta bantuan orang lain untuk menghadapi situasi berbahaya ini?
c)      Ketika bertemu dengan seseorang yang sangat Anda sukai, apa yang akan Anda lakukan pertama kali padanya?
d)     Ketika Anda memiliki seorang tetangga yang sering tidak terlihat dan mengurung diri di dalam rumah, hal apa yang terlintas di benak Anda?
e)      Hal apakah yang Anda pilih berikut ini : berkelahi, kenakalan, sikap brutal, pornografi?
f)       Suatu ketika rumah Anda dimasuki oleh pencuri, untuk mempertahankan diri dan melawan pencuri tersebut, Anda mengambil pisau. Pisau apakah yang Anda pilih : pisau dapur yang tajam atau pisau buah yang tidak tajam?
Jawaban :
a)      a) Mampu bertahan : Sudah merupakan sikap seorang psikopat untuk mampu bertahan dalam segala situasi dan keadaan. Seorang psikopat pasti memiliki rencana cadangan / back up plan apabila rencana utamanya tidak berjalan sesuai dengan yang direncanakannya. b) Menyerah karena tertekan : Sikap yang mudah menyerah dan gampang patah semangat sangat bertentangan dengan jiwa psikopat yang menyukai tantangan.
b)      a) Membuat keputusan dengan cepat : Jika dihadapkan dengan situasi berbahaya, seorang psikopat cenderung justru akan menyukainya dan sama sekali tidak menganggapnya sebagai tantangan, rintangan, maupun hambatan. b) Meminta bantuan orang lain : Sikap ini sangat bertentangan dengan jiwa psikopat yang cenderung mandiri dan melakukan segala sesuatunya sendiri tanpa bantuan orang lain.
c)      a) Berkenalan apa adanya : Sosok orang biasa akan cenderung berkenalan, dan berjabat tangan dengan sopan dan mengatakan hal-hal basa-basi yang umum untuk mengawali percakapan. b) Berusaha membuatnya terkesan : Sosok seorang psikopat akan mengupayakan apa saja agar orang tersebut terkesan dengan dirinya. Bisa dengan pembicaraan yang menunjukkan wawasannya, kekayaan / kedudukannya, atau bahkan menyanjung orang yang diajak bicara demi mendapatkan kepercayaannya.
d)     a) Sibuk : Merupakan jawaban umum yang dilontarkan oleh orang apabila sering tidak melihat keberadaan tetangganya. b) Tidak menyukai keramaian : Sebenarnya ini adalah sebuah “pertanyaan jebakan” yang dilontarkan seorang psikolog untuk si psikopat sendiri, mengapa dia jarang terlihat keluar rumah dan bersosialisasi dengan orang lain. Jawaban tersebut mewakili jawaban dari dirinya sendiri tentang apa yang dia rasakan.
e)      a) Berkelahi, kenakalan, dan sikap brutal : Walaupun terlihat sangat sadis, namun sikap-sikap ini adalah hal yang umum dialami atau dilakukan pada masa muda. b) Pornografi : Kecenderungan senang terhadap pornografi ternyata sangat berbahaya, karena menurut penelitian, pornografi mengajarkan tentang penyiksaan, penderitaan, dan kekerasan dalam kacamata atau sudut pandang sebuah kesenangan. Seseorang yang memiliki jiwa psikopat akan cenderung memilih pornografi sebagai jawabannya.
f)       a) Pisau dapur : Orang normal akan lebih cenderung memilih pisau dapur yang tajam agar dapat segera melukai pencuri tersebut. b) Pisau buah : Seorang yang memiliki kecenderungan jiwa psikopat akan memilih pisau buah yang tidak terlalu tajam karena dia tidak ingin cepat-cepat “membereskan” masalah tersebut. Seorang psikopat akan menikmati proses yang lama akibat pisau tumpul tersebut. Psikopat akan senang melihat korbannya tersiksa secara perlahan-lahan.
Tes pertanyaan psikopat belum dapat membuktikan seseorang adalah seorang psikopat karena untuk mengetahui dengan pasti apakah seseorang dapat dikatakan sebagai seorang psikopat diperlukan serangkaian tes yang menyeluruh dan mendalam serta dilakukan oleh ahli psikologi.

6.  Cara Menyembuhkan seseorang dari Psikopat
Cara menyembuhkan seorang psikopat sampai saat ini belum bisa di temukan namun bisa di kurangi dengan cara HIPNOTERAPY. Hipnoterapy adalah sebuah terapi yang menggunakan cara hipnotis. Hipnotis di lakukan untuk mengubah pola pikir seorang psikopat tersebut dari dalam dimana di tanamkan kepadanya nilai-nilai yang tidak pernah ia miliki seperti toleransi, empati dan sadar akan kesalahan. Selaim menanamkan nilai-nilai positif juga di bantu seorang psikopat keluar dari hal yang membuatnya menjadi seorang psikopat.
Bagaimana seorang psikopat itu dapat di terapi juga bukan perkara mudah melakukannya. Seorang Psikolog harus mampu melakukan pendekatan-pendekatan kepada seorangbpsikopat tersebut dan harus mampu berfikir lebih cerdas karena seorang psikopat sangat pintar dalam berkamuflase. Psikolopun sebagai psikiater harus sangat jeli dan hati-hati dalam menagani sseorang psikopat ini.
Seperti yang kita juga telah ketahui dari uraian diatas bahawa psikopat pun adalah orang cerdas sehingga kita pun tidak dapat serta merta menunjuk dirinya sebagai seorang psikopat, yang bisa kita lalukuka hanyalah bersikap preventif dan waspada, dan jangan skali-skali asal menuduh seseorang itu psikopat dan juga jangan mengucilkan seoran psikopat karena menjadi psikopat bukanlah pilihan mereka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Siapakah nama anda ?